Cara Ampuh Mendidik Anak Usia Dini dengan Baik dan Benar

Masa usia dini pada anak merupakan masa keemasan atau disebut juga the golden years. Pada masa ini anak menjadi sangat peka untuk menanggapi serta juga menerima rangsangan yang datang dari lingkungan sekitarnya. Cara mendidik anak usia dini ini merupakan dasar untuk perkembangan kognitif, motorik, sosio emosional, bahasa, agama, dan moral anak.

Cara Ampuh Mendidik Anak Usia Dini dengan Baik dan Benar

Cara Ampuh Mendidik Anak Usia Dini dengan Baik dan Benar
Ada beberapa aspek perkembangan anak usia dini, diantaranya adalah aspek perkembangan fisik (motorik). Hurlock mengatakan bahwa perkembangan fisik anak usia dini meliputi empat aspek, yaitu sistem syaraf yang bertanggung jawab atas perkembangan kecerdasan dan emosi, otot-otot yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan motorik dan kekuatan, kelenjar endokrin, dan struktur tubuh anak diantaranya tinggi, berat badan, dan proporsi tubuh. Perkembangan fisik tiap anak tentu saja tidaklah sama, ada yang tumbuh dengan cepat ada pula yang pertumbuhannya lambat.

Pada tahap perkembangan fisik ini si anak sudah dapat mengkoordinasikan gerakan dengan sangat baik. Mereka cenderung melakukan lebih banyak bergerak atau lebih aktif beraktivitas. Anak menjadi lebih senang bermain di luar, bermain kotor-kotoran, berlarian kesana kemari, berenang, bermain sepak bola, menulis, melukis, menggambar, dan banyak lagi kegiatan aktif lainnya. cara mendidik anak usia dini ini sangat senang sekali bermain dan tak pernah lelah untuk melakukan berbagai macam permainan.
Ibu tak perlu khawatir dengan semua kegiatan yang dilakukan anak. Biarkan saja mereka menikmati masa-masa keemasannya. Masa-masa yang sangat menentukan untuk membentuk jati diri mereka.

Masa anak –anak, erat kaitanya dengan imajinasi dan rasa ingin tahu akan sesuatu yang baru mereka kenal. Bermimpi mau jadi apa, bermain bahkan sampai kotor-kotoran acap kali dilakukan anak kita saat bermain. Tentunya sebagai orang tua, sering terlintas sedikit rasa ketakutan akan apa yang dilakukan anak kita. Entah itu ketakutan karena anak kita atau pakaian anak kita menjadi kotor karena bermain atau ketakutan anak kita sakit. Di sisi lain hendaknya sebagai orang tua kita menginginkan anak kita berkreasi dan mengasah kreatifitasnya tanpa perlu khawatir pakaian anak kita kotor ataupu anak kita jatuh sakit.Kreatifitas anak saat bermain itu sangat diperlukan dalam perkembangan anak usia dini.

Sebagai orang tua yang harus kita lakukan adalah biarkan anak kita bermain dengan kretifitasnya tanpa harus mengkhawatirkan kotoran debu , tanah atau kotoran lain yang menempel pada pakaian anak kita.Kita jangan pernah membatasi kreatifitas anak kita saat bermaintapi disamping itu kita juga harus memantau dan memperhatikanya.Perihal kotoran tanah ,debu,atau bahkan lumpur yang menempel pada pakaian anak kita , kita bisa membersihkanya dengan menggunakan deterjen unggulan seperti halnya Rinso.

Bahkan sebagai orang tua kita harus mengarahkan anak kita pada media bermain yang edukatif meskipun media tersebut erat kaitanya dengan kotoran yang mudah menempel pada pakaian anak kita. Contoh halnya ketka anak kita senang beramain bola jangan sekali kalik ita melarangnya untuk bermain bola karena takut pakaiannya terkena kotoran. Atau bahkan ketika anak kita sedang menggemari melukis, biarkan mereka meluapkan imajianasi mereka dengan lukisan jangan takut pewarna lukisan mengotori pakaian anak kita. Kreatifitas anak kita akan tumbuh dan berkembang ketika kita tidak terlalu membatasinya dengan rasa ketakuan yang ada dalam benak kita. Hal ini sangat penting bagi perkembangan cara mendidik anak usia dini dari wyeth club untuk menciptakan individu dewasa yang kreatif.


Leave a Reply