alur sterilisasi alat kesehatan

Inilah Urutan Atau Alur Proses Sterilisasi Alat Kesehatan Rumah Sakit

Alat kesehatan merupakan alat penting bagi para pekerja medis, alat kesehatan akan sangat membantu mereka (para dokter, perawat dan ahli medis lain) dalam menjalankan pemeriksaan, perawatan dan pengobatan pada pasien. Selain di rumah sakit alat kesehatan juga di gunakan di tempat-tempat pelayanan kesehatan lain seperti puskesmas, klinik dan laboratorium. Bahkan dibeberapa salon kecantikan juga ada yang menggunakannya.

alur sterilisasi alat kesehatan

Untuk alat kesehatan yang digunakan di rumah sakit, biasanya sangat rentan dihinggapi berbagai jenis bakteri karena selalu bersentuhan dengan bahan-bahan kimia atau cairan tubuh. Perawatan dan sterilisasi alat kesehatan pun menjadi hal wajib yang harus dilakukan tiap kali habis digunakan, agar nantinya tetap aman dan tidak membahayakan kondisi kesehatan pasien atau orang yang menggunakan.

Hal ini sesuai dengan surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor 124/Menkes/SK/2004 tentang kesehatan di rumah sakit menjelaskan bahwa setiap peralatan yang digunakan di rumah sakit haruslah steril.

Sterilisasi sendiri merupakan suatu upaya untuk menghilangkan berbagai jenis mikroorganisme baik itu di peralatan maupun lingkungan rumah sakit dengan cara fisik atau kimiawi. Salah satu alat yang sering digunakan untuk melakukan sterilisasi alat kesehatan di rumah sakit adalah Autoclave, alat ini bentuknya bisa dibilang seperti panci. Nantinya alat kesehatan yang akan disterilkan ditaruh didalamnya dengan pengaturan suhu tertentu. Alat sterilisasi yang satu ini kini juga sudah banyak tersedia diberbagai toko alat kesehatan khususnya yang jual autoclave.

Didalam prosesnya, alur sterilisasi alat kesehatan harus dilakukan sesuai prosedur tidak boleh sembarangan supaya bakteri yang menempel benar-benar hilang. Dan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum melakukan sterilisasi alat kesehatan ataupun sterilisasi ruangan diantaranya yaitu :

  1. Dalam melakukan sterilisasi alat kesehatan yang digunakan untuk perawatan fisik pasien, perlu dipanaskan selama 30 menit dengan suhu sekitar 121 derajat celsius atau sesuai dengan aturan prosedur yang ada pada alat sterilisasi.
  2. Alat yang sudah disterilkan harus benar-benar terbebas dari mikroorganisme yang masih hidup.
  3. Ketika melakukan sterilisasi dengan desinfektan, harus dipastikan bahwa bahan yang digunakan ramah lingkungan.
  4. Menggunakan alat pelindung saat melakukan sterilisasi.
  5. Orang yang melakukan sterilisasi harus benar-benar tahu bagaimana melakukan sterilisasi yang aman.

Ketika semua syarat diatas sudah terpenuhi, selanjutnya adalah tinggal melaksanakan dengan hati-hati dan sesuai prosedur. Dan berikut adalah prosedur umum atau alur sterilisasi alat kesehatan yang baik dan benar :

  1. Lakukan disinfeksi dan sterilisasi terhadap ruangan operasi yang baru digunakan, agar ketika akan digunakan untuk operasi lagi sudah aman.
  1. Persiapkan dengan benar semua bahan dan instrument medis yang akan disterilisasi. Terutama untuk alat medis yang sering dimasukan ke jaringan tubuh, yang menyentuh selaput lendir dan sistem vaskuler.
  1. Apabila ada alat kesehatan yang mengalami perubahan bentuk fisik setelah disterilisasi maka tidak boleh digunakan lagi.
  1. Alat yang sudah disterilkan harus dikemas dan ditempatkan di ruangan khusus dengan suhu antara 18 sampai 22 derajat celcius dan tingkat kelembaban antara 35% sampai 75%.

Leave a Reply