Budidaya Ikan Guppy, Praktis Dan Mudah

Budidaya Guppy tergolong cukup mudah, dapat dilakukan sebagai usaha sampingan yang menjanjikan. Budidaya ikan guppy dapat dilakukan dalam skala kecil (rumahan) dengan modal mninimal. Ikan guppy dimanfaatkan sebagai ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya. Ikan guppy (Poecilia Reticulata) merupakan ikan hias yang mudah dikembangbiakkan. Habitat aslinya yaitu di sungai dan danau yang airnya tenang, tetapi mampu hidup di air payau yang kadar garamnya cukup tinggi.

Jenis-Jenis Ikan Guppy :

  • Ikan guppy red dragon
  • Ikan guppy cobra
  • Ikan guppy metalik
  • Ikan guppy japan blue
  • Ikan guppy blue moscow albina
  • Ikan guppy red lace snakesin
  • Ikan guppy german platinum crown tail

Langkah-Langkah Budidaya Guppy

Memilih Indukan

Induk yang siap dikawinkan minimal berumur 4 bulan. Bentuk dan warna ikan guppy sangat dipengaruhi oleh faktor genetis. Karena itu untuk memperoleh anakan ikan guppy yang bagus harus dipilih indukan berkualitas unggul.

Proses Pemijahan

Wadah untuk tempat pemijahan diisi air dan diendapkan minimal 24 jam sebelumnya. Aquarium ukuran 1 x 0,5 meter, dapat menampung 30-40 indukan guppy. Beri tambahan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat indukan bercumbu.

Masukkan induk betina terlebih dahulu pada pagi hari, induk jantan dimasukkan sore harinya. Biarkan proses pemijahan berlangsung selama 4-7 hari. Segera pisahkan induk betina yang telah dibuahi ke dalam tempat (wadah) penetasan.

Penetasan Benih

Ciri-ciri ikan guppy yang hamil dapat dilihat setelah 2 minggu sejak masa pemijahan. Tandanya dapat dilihat dari area gelap pada bagian bawah anus (bercak kelahiran) dan perutnya terlihat sedikit menggembung. Kalau tidak terlihat ciri-ciri ikan hamil, indukan dapat dipijahkan lagi.

Ikan guppy betina mampu hamil hingga 1-3 kali dalam satu kali pembuahan. Dari kehamilan pertama hingga kehamilan berikutnya, memerlukan waktu 1-5 minggu. Sekali melahirkan akan menghasilkan 30-100 anakan. Anakan segera dipindahkan ke tempat pendederan, agar tidak dimakan induknya.

Pendederan Benih

Kolam pendederan ditempatkan pada ruang terbuka seperti bak semen, karena sinar matahari diperlukan untuk membentuk warna cemerlang pada ikan guppy. Beri tanaman air seperti hydrilla dan aerasi. Air diisi setinggi 40 cm dan diganti 3 hari sekali. Pakan anakan yang berumur 5 hari adalah infusoria, udang renik atau kutu air yang disaring. Setelah berumur 20 hari baru diberikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera.

Anakan yang berumur 20 hari sudah bisa dipilah yang jantan dan betina. Hanya ikan guppy jantan yang laku sebagai ikan hias. Ikan guppy betina hanya digunakan sebagai indukan dan sisanya dibuang. Ikan siap dijual jika telah berumur 1 bulan. Berhasil atau tidaknya budidaya ikan guppy ditentukan dari banyaknya kelahiran ikan jantan. Karena hanya ikan guppy jantan yang diminati sebagai ikan hias aquarium. Ikan guppy jantan memiliki sirip yang lebar dan warna-warna yang terang dan atraktif.

Tips Budidaya Guppy

Agar hasil ikan guppy berkelamin jantan semua, berikan hormon androgen (17a-methyltestosteron) saat ikan guppy betina sedang hamil. Caranya merendam induk betina dalam larutan hormon. Waktu pemberian hormon yaitu 2 minggu setelah proses pemijahan. Dengan dosis 2mg per 1 liter air, perendaman selama 24 jam.

Demikian uraian singkat mengenai budidaya guppy. Teknik Budidaya Guppy dapat Anda jadikan sebagai panduan saat melakukan usaha budidaya. Semoga berhasil.


Leave a Reply