Browse Category

Destination

Persiapan Traveling Pulau Padar

Berbagai tempat wisata di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri. Jadi antara tempat satu dan tempat lainnya, Anda tidak akan pernah bosan. Karena masing-masing tempat yang Anda kunjungi akan membuat Anda merasakan hal yang berbeda. Salah satunya jika Anda traveling Pulau Padar. Pulau ini masih satu kawasan dengan Pulau Komodo, juga masih satu provinsi dengan pulau sekaligus cagar alam tersebut, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Timur taman nasional komodo travel. Pulau ini masuk ke Pulau Manggarai Barat, jadi kalau ingin alamat lengkap, tinggal bilang ke supir travel: mau ke Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, di Nusa Tenggara Timur! Tapi bagi yang Anda yang mau traveling ke pulau ini, tetap harus berhati-hati dan menyiapkan banyak hal. Apa saja ya kira-kira?

• Cek jalur dan waktu keberangkatan : traveling pulau padar memerlukan jalur yang tepat. Karena Nusa Tenggara terkenal akan gugus pulaunya yang banyak. Masih mending kalau hanya salah lokasi, kalau salah pulau? Anda sendiri yang malu. Untuk ke Pulau Padar pada waktu yang tepat, biasanya dilakukan pada bulan Juni atau Juli, dimana hujan sedang enggan datang. Saat itu, padang rumputnya berubah menjadi coklat, tapi kalau ingin pemandangan padang rumput yang hijau, datang saat bulan Januari juga boleh.

• Siapkan stamina: namanya juga pulau, aksesnya tidak mudah. Bagi yang mabuk laut harus melatih penyakitnya itu agar tidak kambuh. Yang tidak kuat jalan, harus mulai melatih kakinya dari jauh-jauh hari. selain di perjalanan, spot foto pulaunya yang super keren pun hanya memilih orang-orang yang mau berjuang untuk ke sana. Jadi, siap mental dan fisik saja ya!

• Siapkan perbekalan: perbekalan baik berupa uang ataupun hasil bumi mutlak dibawa. Hasil bumi di sini maksudnya makanan dan minuman ya! Jangan sampai kehausan di tengah jalan. Biasanya setelah liburan atau traveling seperti traveling Pulau Padar, ada saja yang harus bed rest daripada merasa di refresh. Jadi, jaga kesehatan, cegah penyakit yang bisa datang saat sebelum, sesudah, dan selama perjalanan.

Wisata di Kabupaten Toraja Utara Berpusat di Desa KeteKesu

Berwisata ke Tana Toraja belum lengkap rasanya jika Anda belum mengunjungi Desa KeteKesu. Desa yang menjadi pusat wisata di Kabupaten Toraja Utara ini memang sudah lama dijadikan sebagai tujuan berlibur para wisatawan karena selain memiliki keindahan alam yang memukau juga menyimpan kekayaan budaya yang mengagumkan travel tana toraja. Jika Anda ingin mengetahui apa sajakah yang dapat Anda temui saat mengunjungi Desa KeteKesu, maka Anda perlu menyimak ulasan selengkapnya pada artikel berikut ini.

Desa yang terletak wilayah tenggara Ratenpao ini merupakan daerah yang memiliki kontur cukup unik, yaitu memadukan antara daerah persawahan dengan tebing-tebing tinggi. Di daerah persawahan Anda akan menemui kompleks perumahan yang biasa dikenal dengan nama Tongkonan. Kompleks ini tidak seperti perumahan pada umumnya yang diisi oleh sejumlah penduduk, melainkan merupakan perumahan yang digunakan untuk tempat penyimpanan sementara jenazah sebelum nantinya dimakamkan. Cukup unik bukan?

Keunikan yang ditawarkan oleh wisata di Kabupaten Toraja Utara tidak hanya terbatas pada keberadaan Tongkonan, tetapi juga dapat Anda temui pada bagian tebing-tebing yang berada di Desa KeteKesu ini. Tidak seperti kebanyakan tebing lainnya, di desa ini tebing-tebing yang ada dipilih sebagai tempat untuk memakamkan jenazah masyarakat Toraja. Bentuk makamnya pun bermacam-macam, mulai dari makam bentuk perahu yang berada di bagian paling tinggi tebing, makam dengan jeruji, hingga makam yang diukir menyerupai kerbau dan babi.

Masing-masing bentuk makam tersebut memiliki nilai filosofis khusus, seperti makam bentuk perahu yang berada di bagian paling tinggi tebing diyakini dapat mengantarkan jenazah lebih cepat menuju surga. Sedangkan makam dengan jeruji dimaksudkan untuk melindungi jenazah yang dikubur bersama hartanya agar tidak dijarah. Terakhir, makam dengan ukiran menyerupai kerbau khususnya bagi jenazah laki-laki dan makam dengan ukiran babi untuk jenazah wanita. Selain dipenuhi berbagai bentuk makam yang tidak biasa, di tebing-tebing ini Anda juga akan menjumpai banyak sesaji yang diberikan kepada leluhur sesuai dengan kegemarannya selama hidup.Setelah mengetahui apa sajakah pesona yang dimiliki oleh Desa KeteKesu ini pastinya Anda sudah tidak sabar untuk mengunjungi wisata di Kabupaten Toraja Utara bukan?

Berikut Ini Rute Transportasi Ke Raja Ampat Yang Bisa Jadi Referensi Anda

Transportasi merupakan sarana untuk menuju ketujuan kita, misal saat ingin mencapai tujuan ke Raja Ampat pastinya membutuhkan transportasi ke Raja Ampat . Untuk mencapai ke Raja Ampat sebenarnya bukan perkara sulit. Raja Ampat merupakan kabupaten yang berada di Papua Barat, dengan ibukota Kabupatennya yaitu Waisai, yang berada di Pulau Waigeo Selatan. Misi Jelajah anda bisa dimulai dari Waisai tersebut. Nah berikut ini ada beberapa  panduan untuk sampai ke Waisai, Raja Ampat dengan skenario start dari Jakarta tour ke raja ampat .

Rute transportasi ke Raja Ampat yang pertama yaitu rute penerbangan ke Sorong, dari Jakarta ada alternatif maskapai yang bisa anda gunakan, yaitu Sriwajaya Air, Lion Air, Nam Air, Ekspress Air, dan tentunya Garuda Indonesia. Kelima maskapai tersebut siap melayani penerbangan dari Jakarta ke Sorong. Kemudian setelah anda sampai ke Bandara Domine Eduard Osok di Sorong maka perjalanan anda harus dilanjutkan menggunakan perjalanan laut. Ketika ingin ke pelabuhan ada beberapa cara, bisa dengan naik angkutan umum, menyewa mobil atau memakai ojek. Ada sedikit tips jika ingin ke palbuhan , anda bisa naik angkot warna kuning dengan trayek A dan B dari bandara, mungkin tips tersebut bisa cocok bagi Anda untuk menghemat biaya perjalanan.

Saat telah sampai di Pelabuhan Sorong, ada 2 alternatif transportasi ke Raja Ampat, Waisai yaitu kapal lambat atau kapal cepat.Untuk kapal lambat ada 4 operator dengan jadwal keberangkatan yang tentative. Untuk kapal cepat hanya ada satu atau 2 keberangkatan dalam satu hari. Mengenai tiket kapal cepat dihargai sekitar 130 ribu, tapi tergantung kelas yang anda ambil, kemudian kapal lambat dihargai sekitar 100 ribu . Durasi perjalanan kapal ceapt bisa mencapai 2 jam. Kemudian durasi kapal lambat 4 jam, Jika anda ingin berlama-lama dilaut, tidak ada salahnya mengambil kapal yang lambat, lebih lambat 2 jam dari kapal cepat. Tapi jika anda sudah tidak sabar untuk segera sampai ke Raja Ampat dan melihat kekayaan alamnya, bisa mengambil kapal cepat, lebih cepat 2 jam dari kapal lambat. Atau ada anda bisa menggunakan pesawat Susi Air dari Bandara Sorong jika memang ingin menghemat waktu, silahkan bisa menanyakan lebih lanjut terkait biaya dan jadwal kepada pihak Susi Air.

Perjalanan yang ditempuh dengan transportasi ke Raja Ampat selama berjam-jam akhirnya terbayar lunas, anda telah sampai ke Pulau dengan pesona alamnya yang bisa membuat anda tersihir karenanya. Setelah sampai ke Kepulauan Raja Ampat, Misi jelajah anda dimulai, anda bisa menjelajah pulau-pulau di Raja Ampat, kemudian menyelam bersama kumpulan ikan-ikan yang ada di perairan Raja Ampat. Jangan lupa untuk menyapa warga lokal dari Raja Ampat, mereka tentu akan membalas sapaan anda dengan ramah.

Tips Wisata Raja Ampat Bagi Pemula yang Perlu Diketahui

Pesona Raja Ampat telah membius jutaan traveler baik lokal maupun mancanegara. Menjadi tempat terbaik untuk menyelam dan memiliki spesies terumbu karang terbanyak, oleh karena itu tidak  salah untuk memasukan Raja Ampat dalam daftar destinasi wisata Anda. Sebelum melakukan perjalanan lebih baik Anda mengetahui tips wisata Raja Ampat bagi pemula karena wisata ke Raja Ampat memiliki beberapa kesulitan tersendiri. Tantangan bagi Anda yang ingin ke sana adalah biaya yang dikeluarkan tergolong mahal dibandingkan dengan wisata ke daerah lokal lainnya. Sebagai informasi tambahan berikut adalah beberapa tips wisata raja ampat yang perlu diketahui bagi pemula.

Tips Wisata Raja Ampat Bagi Pemula
1.    Menghemat biaya
Wisata Raja Ampat merupakan wisata eksklusif karena biaya yang dikeluarkan untuk melakukan wisata kesana cukup mahal sehingga Anda disarankan untuk melakukan perjalanan secara berkelompok atau rombongan 4-6 orang. Carilah tiket promo pesawat jauh-jauh hari agar bisa lebih hemat.  Anda juga bisa lebih hemat jika bersedia menggunakan kapal yang waktu tempuhnya bisa berhari-hari bahkan satu minggu. Tempat menginap pilihan yang tidak mahal Anda dapat memilih homestay atau rumah penduduk.

2.    Menentukan waktu perjalanan
Melakukan penerbangan malam agar Anda bisa sampai di Sorong pagi hari sehingga ada waktu untuk Anda istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Waisai yang merupakan gerbang raja Ampat. Transportasinya adalah perahu yang biasa berangkat pukul 14.00 WIT. Tips wisata Raja Ampat bagi pemula ini penting agar Anda tidak ketinggalan karena kapal ini akan segera berangkat jika sudah penuh walaupun belum pukul 14.00 WIT. Wisata di laut tentu tidak terlepas dari cuaca, jika datang pada bulan yang salah kegiatan wisata Anda akan mengalami penundaan. Sekitar awal bulan Juni sampai bulan September laut sekitar Raja Ampat akan menggila karena adanya musim angin selatan sehingga Anda perlu menghindari untuk berangkat pada bulan ini.

3.    Membayar retribusi
Salah satu tips wisata Raja Ampat bagi pemula yang perlu diingat adalah  membayar uang retribusi untuk mendapatkan tanda masuk yang resmi. Hal ini wajib dilakukan mengingat kawasan ini merupakan kawasan konservasi. Uang retribusi yang dibayarkan tentu akan digunakan untuk menjaga kelestarian alam Raja Ampat agar tetap terjaga dengan baik.  Setelah mendapatkan tanda masuk barulah traveler diperbolehkan untuk memasuki kawasan wisata Raja Ampat. Selanjutnya Anda melakukan perjalanan ke Wayag ikon dari wisata Raja Ampat.

4.    Perbekalan yang benar
Hal lain yang perlu diingat adalah Anda disarankan untuk menyediakan uang tunai yang cukup karena di sana jumlah ATM sangat terbatas. Sediakan pula keperluan pribadi Anda yang mungkin akan sulit untuk dibeli di sana.

Itulah beberapa tips wisata Raja Ampat bagi pemula. Anda dapat memulai perencanaan untuk berwisata ke sana.